Tips & Trik
GMV Max TikTok Adalah? Cara Kerja, Biaya, dan Cara Menghitung Untungnya
GMV Max adalah iklan otomatis TikTok Shop. Ini cara bayarnya, beda versi biasa dan Net Sales Optimization, dan cara menghitung ROI impas supaya iklan tidak rugi.
Tim FinKami · · 7 menit baca · Diperbarui
GMV Max adalah jenis iklan otomatis TikTok Shop yang memilih sendiri produk, materi iklan, dan penempatan yang paling mungkin menghasilkan penjualan. Ya, GMV Max berbayar: pada versi biasa kamu mengatur anggaran harian dan target ROI, lalu biayanya dibayar dari saldo atau tagihan iklan. Untuk penjual terpilih ada versi Net Sales Optimization yang tidak memakai anggaran harian; biayanya dipotong per barang dari pesanan yang selesai, saat settlement.
Ringkasnya:
- Sejak Juli 2025, GMV Max menjadi jenis kampanye default dan satu-satunya untuk iklan TikTok Shop. Kampanye lama tetap berjalan, tapi kampanye Shopping Ads baru tidak bisa dibuat lagi.
- Ada dua tipe: Product GMV Max (untuk produk) dan LIVE GMV Max (untuk sesi LIVE).
- ROI yang dilaporkan GMV Max ikut menghitung pesanan organik, jadi angkanya terlihat lebih bagus dari dampak iklan sebenarnya.
- Untuk menghitung laba, pastikan biaya iklan tidak tercatat dua kali.
Apa itu GMV Max?
GMV Max adalah solusi iklan otomatis TikTok Shop yang dirancang untuk menaikkan GMV (nilai penjualan kotor) tokomu. Kamu menentukan tujuan, misalnya target ROI, lalu sistem TikTok mengatur sendiri produk mana yang diiklankan, video mana yang dipakai, dan di mana iklannya tampil.
Ada dua tipe kampanye:
| Tipe | Fungsi |
|---|---|
| Product GMV Max | Memilih produk, materi iklan, dan penempatan secara otomatis untuk mendorong pembelian produk |
| LIVE GMV Max | Mengoptimalkan trafik untuk memaksimalkan penjualan selama sesi LIVE kamu |
Untuk membuat Product GMV Max lewat TikTok Ads Manager, tokomu harus terhubung ke Business Center, dan kamu butuh akses Admin atau Advertising Manager pada toko tersebut. GMV Max juga bisa dibuat dari Seller Center lewat menu Shop Ads.
GMV Max menggantikan Shopping Ads
Menurut Pusat Bantuan TikTok Ads, mulai Juli 2025 GMV Max menjadi jenis kampanye default dan satu-satunya yang didukung untuk iklan TikTok Shop. Artinya kamu tidak bisa lagi membuat, mengedit, atau menduplikasi LIVE Shopping Ads, Product Shopping Ads, atau Video Shopping Ads dengan tujuan Sales dan tujuan penjualan TikTok Shop. Kampanye lama dalam format itu tetap aktif.
Apakah GMV Max berbayar, dan bayarnya dari mana?
Berbayar. Cara bayarnya tergantung versi yang kamu pakai:
| GMV Max versi biasa | GMV Max Net Sales Optimization | |
|---|---|---|
| Siapa yang bisa pakai | Semua penjual | Hanya penjual terpilih (mulai 30 April 2026) |
| Anggaran | Wajib atur anggaran harian | Tanpa anggaran harian, tanpa biaya di muka |
| Cara bayar | Dari saldo iklan atau pembayaran iklan (otomatis atau tagihan bulanan) | Dipotong per barang dari pesanan yang selesai, saat settlement |
| Kapan biaya dikenakan | Mengikuti anggaran iklan yang terpakai | Hanya untuk pesanan yang selesai; pesanan retur tidak dikenakan biaya, dan biayanya dikembalikan otomatis kalau pesanan tidak cair |
| Fitur tambahan | Bisa memakai Promotion Day, Auto Budget Increase, ROI Protection, dan lainnya | Tidak bisa memakai fitur-fitur itu |
Pada Net Sales Optimization, target ROI maksimal 20 untuk Product GMV Max maupun LIVE GMV Max, dan semua potongan biayanya bisa dipantau di menu Finance Seller Center bagian settlement.
Cara menghitung biaya GMV Max Net Sales Optimization
Biayanya dihitung dari harga barang dikurangi diskon penjual. Ongkir dan diskon dari platform tidak ikut dihitung. Persentasenya adalah 100 dibagi target ROI, lalu ditambah PPN atas biaya tersebut (halaman biaya resmi TikTok Shop menyebut PPN 11%).
Contoh dengan target ROI 20:
- Harga barang Rp100.000, diskon penjual Rp10.000, jadi dasar hitungnya Rp90.000.
- Persentase biaya: 100 ÷ 20 = 5%.
- Biaya iklan: 5% × Rp90.000 = Rp4.500, ditambah PPN, jadi sekitar Rp5.000 per barang.
Semakin rendah target ROI yang kamu pasang, semakin besar persentase biayanya. Target ROI 10 berarti biaya 10% dari dasar hitung.
Hati-hati membaca ROI GMV Max
Ini bagian yang paling sering bikin seller salah ambil keputusan. Menurut Pusat Bantuan TikTok Ads:
- Untuk Product GMV Max, semua pesanan berbayar maupun organik untuk produk yang kamu pilih dihitung sebagai hasil kampanye selama kampanye berjalan, baik pembeli melihat iklanmu atau tidak.
- Untuk LIVE GMV Max, semua konversi selama sesi LIVE yang kamu pilih dihitung sebagai hasil kampanye.
Artinya, ROI di dasbor GMV Max bukan ukuran "berapa penjualan tambahan karena iklan". Kalau produkmu sudah laku organik sebelum diiklankan, ROI-nya akan terlihat tinggi walaupun iklannya tidak menambah banyak penjualan.
Berapa ROI minimum supaya tidak rugi?
ROI GMV Max dihitung dari omzet (GMV), bukan laba. Jadi ROI 5 belum tentu untung. Hitung ROI impas dari margin kotormu:
ROI impas = 1 ÷ margin kotor sebelum iklan
Contoh: setelah dikurangi potongan marketplace dan HPP, kamu menyisakan Rp35 dari setiap Rp100 penjualan (margin 35%). ROI impasnya 1 ÷ 0,35 = 2,86. Di bawah angka itu, setiap penjualan dari iklan membuatmu rugi. Di atasnya, iklanmu menghasilkan laba, dengan catatan sebagian penjualan itu sebenarnya organik.
Cara menghitung ROAS dan perbandingannya antar platform ada di artikel cara menghitung ROAS iklan Shopee dan TikTok Shop.
Jangan hitung biaya iklan dua kali
Kalau kamu memakai GMV Max versi biasa, biaya iklannya ada di tagihan atau saldo iklan, di luar penghasilan pesanan. Kalau memakai Net Sales Optimization, biayanya sudah dipotong dari settlement. Kesalahan umum:
- Memakai Net Sales Optimization, lalu juga mencatat total biaya dari Ads Manager sebagai pengeluaran. Biayanya jadi terhitung dua kali dan laba terlihat lebih kecil dari seharusnya.
- Memakai GMV Max versi biasa, tapi lupa mencatat biaya iklannya sama sekali karena tidak muncul di penghasilan pesanan. Laba jadi terlihat lebih besar dari seharusnya.
Selain itu, TikTok Shop menyebut penjual yang memakai GMV Max bisa mendapat penghematan komisi dua tingkat mulai 28 April 2026. Cek ketentuannya di halaman Platform Commission Savings di Seller University, karena potongan komisi ini ikut memengaruhi laba per pesanan.
Cara FinKami mencatat biaya GMV Max
- Biaya iklan GMV Max Produk ditarik otomatis dari TikTok ke halaman Pengeluaran proyek, per hari, termasuk PPN 11%. Kalau PPN-mu berbeda, persentasenya bisa diubah di halaman Toko.
- LIVE GMV Max belum ikut ditarik otomatis karena keterbatasan data API. Catat biayanya manual di halaman Pengeluaran. Detail jenis iklan yang tercakup ada di artikel ini.
- Dasbor Marketing & Ads menampilkan ROAS, biaya iklan, dan profit riil per produk, lengkap dengan HPP dan biaya platform, jadi kamu menilai iklan dari laba, bukan dari GMV.
- Kalau tokomu memakai GMV Max yang dipotong dari settlement, kabari tim FinKami lewat WhatsApp supaya biaya iklannya tidak tercatat dua kali.
Coba FinKami gratis 7 hari untuk melihat apakah iklanmu benar-benar menghasilkan laba.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah GMV Max gratis?
Tidak. GMV Max versi biasa memakai anggaran harian yang dibayar dari saldo atau tagihan iklan. Versi Net Sales Optimization memotong biaya per barang dari pesanan yang selesai.
Apa bedanya Product GMV Max dan LIVE GMV Max?
Product GMV Max mengiklankan produk secara otomatis lewat video dan penempatan lain. LIVE GMV Max mendorong trafik ke sesi LIVE untuk memaksimalkan penjualan selama LIVE.
Apakah penjualan organik ikut dihitung di hasil GMV Max?
Ya. Untuk Product GMV Max, semua pesanan berbayar dan organik untuk produk yang dipilih dihitung sebagai hasil kampanye selama kampanye berjalan.
Berapa target ROI GMV Max yang aman?
Tidak ada angka yang sama untuk semua toko. Hitung ROI impas dari margin kotormu (1 ÷ margin). Target ROI di bawah angka itu berisiko membuat iklan merugi.
Kenapa saya tidak melihat pilihan Net Sales Optimization?
Fitur ini baru tersedia untuk penjual terpilih, lewat bagian Performance Goals di Shop Ads, Seller Center.
Sumber
- TikTok Ads Help Center, GMV Max migration for TikTok Shop Ads, diperbarui Maret 2026.
- TikTok Ads Help Center, About attribution for GMV Max, diperbarui Juni 2026.
- TikTok Ads Help Center, How to create a Product GMV Max campaign.
- TikTok Shop by Tokopedia Seller University (Indonesia), GMV Max Ads: Net Sales Optimization, 11 Juni 2026.
- TikTok Shop by Tokopedia Seller University (Indonesia), Introduction to Seller Fees, 15 September 2026.
Dicek terakhir oleh Tim FinKami: 21 Oktober 2026. Ketentuan iklan bisa berubah; selalu cocokkan dengan Seller Center dan Ads Manager tokomu.
Topik: gmv max tiktok, iklan tiktok shop, roi iklan, biaya iklan